Senin, 10 November 2025

DOA SELAMAT PERESMIAN GEDUNG KANTOR DESA DULOHUPA KEC.WONOSARI,BOALEMO,GORONTALO


Desa Dulohupa, Kecamatan Wonosari, Kabupaten Boalemo, Provinsi Gorontalo, menggelar kegiatan Doa Selamat sebagai tanda syukur atas rampungnya pembangunan gedung kantor desa baru. Acara yang berlangsung khidmat ini dihadiri oleh seluruh perangkat desa, tokoh masyarakat, pengurus BUMDes, serta warga dari berbagai dusun. Momen ini menjadi wujud rasa syukur dan kebanggaan bersama atas hasil kerja keras dan kekompakan seluruh masyarakat Desa Dulohupa.

Kegiatan Doa Selamat dipimpin oleh tokoh agama setempat dan dilanjutkan dengan sambutan dari Kepala Desa Dulohupa, Bapak Suleman Zakaria. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam kepada seluruh pihak yang telah berperan aktif dalam proses pembangunan kantor desa. “Gedung ini bukan sekadar bangunan fisik, tetapi simbol dari semangat gotong royong dan kemandirian masyarakat Desa Dulohupa,” ujar beliau dengan penuh haru.

Dibangun dari kombinasi PADes Bumdes, pemanfaatan potensi lokal Desa, dan Swadaya Masyarakat

Yang membuat pembangunan kantor desa ini begitu istimewa adalah sumber dananya yang berasal dari kombinasi Pendapatan Asli Desa (PADes) BUMDes, pemanfaatan potensi lokal desa, serta swadaya masyarakat. Artinya, seluruh proses pembangunan benar-benar dilakukan dari, oleh, dan untuk masyarakat Desa Dulohupa.

Menurut penjelasan Kepala Desa, keputusan untuk membangun dengan sumber daya lokal merupakan langkah strategis untuk memperkuat kemandirian desa. “Kami ingin menunjukkan bahwa dengan mengelola potensi sendiri, kita bisa membangun tanpa harus menunggu bantuan besar dari luar. Ini bukti nyata bahwa masyarakat Dulohupa mampu berdiri di atas kakinya sendiri,” tutur Bapak Suleman Jakaria.

Pemanfaatan potensi lokal ini mencakup hasil dari kegiatan ekonomi desa, dukungan BUMDes, serta kontribusi warga baik berupa tenaga, material, maupun ide. Sinergi ini menjadi fondasi kuat bagi kemajuan desa sekaligus memperkuat rasa memiliki terhadap fasilitas baru tersebut.

Wujud Peningkatan Pelayanan untuk Warga

Gedung kantor desa baru ini dibangun dengan desain Elegan dan fungsional, dilengkapi ruang pelayanan yang nyaman dan mudah diakses masyarakat. Kantor ini diharapkan menjadi pusat kegiatan administrasi sekaligus tempat aspirasi warga disampaikan dan diakomodasi.

Kepala Desa Dulohupa menyampaikan bahwa dengan adanya kantor baru ini, pelayanan publik akan lebih optimal dan profesional. “Kami berkomitmen untuk menjadikan kantor ini sebagai rumah bersama bagi seluruh warga. Di sinilah semua urusan masyarakat akan dilayani dengan cepat, ramah, dan transparan,” jelas beliau.

Selain untuk kegiatan pemerintahan, gedung ini juga direncanakan menjadi tempat pertemuan warga, pelatihan, serta berbagai kegiatan sosial masyarakat. Hal ini sejalan dengan visi Desa Dulohupa untuk membangun tata kelola pemerintahan yang partisipatif dan berorientasi pada kesejahteraan masyarakat.

Semangat Gotong Royong yang Tak Luntur

Pembangunan kantor desa ini tidak akan terwujud tanpa semangat gotong royong masyarakat. Sejak awal perencanaan hingga tahap penyelesaian, warga terlibat aktif memberikan dukungan, baik dalam bentuk tenaga, pikiran, maupun dana. Nilai kebersamaan inilah yang menjadi kekuatan utama Desa Dulohupa.

Dalam penutup sambutannya, Bapak Suleman Zakaria berharap semangat gotong royong ini terus terjaga. “Gedung ini kita bangun bersama, maka mari kita jaga dan manfaatkan bersama pula. Semoga kantor baru ini membawa keberkahan dan menjadi pusat pelayanan yang membawa kemajuan bagi seluruh warga Desa Dulohupa,” pungkasnya.

Penutup

Kegiatan Doa Selamat ini bukan sekadar ritual syukur, tetapi juga refleksi atas perjalanan panjang masyarakat Dulohupa dalam membangun desanya. Melalui kerja keras, kemandirian, dan kebersamaan, kini Desa Dulohupa memiliki kantor desa yang layak dan membanggakan sebagai simbol nyata kemajuan desa yang berakar pada kekuatan lokal dan semangat kebersamaan warganya.

 




 

Jumat, 07 November 2025

PENINGKATAN KAPASITAS PENDAMPING KOPERASI DESA KELURAHAN MERAH PUTIH (KDKMP) SE PROVINSI GORONTALO


Dalam upaya memperkuat sektor koperasi dan meningkatkan kemandirian ekonomi masyarakat desa, Kementerian Koperasi dan UKM Republik Indonesia menyelenggarakan kegiatan Peningkatan Kompetensi Pendamping Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih se-Provinsi Gorontalo.

Kegiatan ini berlangsung di Aula Masjid Sabilurrasyad Universitas Negeri Gorontalo (UNG) dan diikuti oleh para pendamping koperasi dari seluruh kabupaten dan kota di Provinsi Gorontalo.

Acara ini menjadi momentum penting dalam memperkuat kapasitas para pendamping koperasi yang berperan sebagai ujung tombak pemberdayaan ekonomi masyarakat di tingkat desa. Dengan meningkatnya kompetensi para pendamping, diharapkan koperasi di wilayah Gorontalo dapat tumbuh lebih sehat, profesional, dan berdaya saing tinggi.


👥 Perwakilan dari Kecamatan Wonosari

Dalam kegiatan bergengsi ini, Tim Pendamping Profesional (TPP) Kecamatan Wonosari turut hadir dan berpartisipasi aktif melalui dua orang perwakilan, yakni Ni Komang Budiari dan Maryam Womboo. Keduanya mengikuti seluruh rangkaian kegiatan dengan antusias, sebagai bentuk komitmen untuk terus mengembangkan kapasitas diri dan memperkuat peran TPP dalam mendukung pengelolaan koperasi desa yang lebih mandiri dan berkelanjutan.

🎓 Pembekalan Ilmu dan Wawasan Baru

Kegiatan peningkatan kompetensi ini menghadirkan narasumber dari Kementerian Koperasi dan UKM, Mitra BUMN dari BULOG, BANK MANDIRI serta akademisi Universitas Negeri Gorontalo yang berpengalaman dalam bidang pemberdayaan masyarakat dan pengelolaan koperasi.
Para peserta mendapatkan pembekalan materi penting, antara lain tentang manajemen koperasi modern, digitalisasi usaha, tata kelola keuangan yang akuntabel, serta strategi pengembangan koperasi berbasis potensi lokal.

Melalui sesi diskusi dan simulasi interaktif, peserta diajak untuk memahami tantangan nyata yang dihadapi koperasi di lapangan, serta cara menghadirkan solusi yang efektif dan inovatif. Materi juga menekankan pentingnya transformasi koperasi menuju era digital, agar mampu bersaing di tengah perubahan ekonomi global yang semakin cepat.


🤝 Sinergi Pemerintah, Akademisi, dan Pendamping

Salah satu hal penting yang ditekankan dalam kegiatan ini adalah pentingnya sinergi antara pemerintah, akademisi, dan pendamping koperasi. Kolaborasi ini diyakini menjadi kunci dalam memperkuat lembaga koperasi di tingkat desa.
Pendamping koperasi diharapkan tidak hanya menjadi pelaksana program, tetapi juga agen perubahan (agent of change) yang dapat menumbuhkan kesadaran masyarakat akan pentingnya berkoperasi.

Melalui pendampingan yang aktif dan berkelanjutan, koperasi diharapkan dapat menjadi motor penggerak ekonomi lokal, membuka peluang usaha, dan meningkatkan kesejahteraan warga desa secara menyeluruh.


🌿 Membangun Semangat Kemandirian dan Kebersamaan

Selain peningkatan pengetahuan dan keterampilan, kegiatan ini juga menumbuhkan semangat kebersamaan dan gotong royong di antara para pendamping koperasi dari seluruh wilayah Gorontalo.
Para peserta, termasuk perwakilan dari Kecamatan Wonosari, saling berbagi pengalaman, bertukar gagasan, dan memperluas jaringan kerja sama yang akan sangat bermanfaat dalam pelaksanaan tugas di lapangan.

Nilai-nilai dasar koperasi seperti solidaritas, tanggung jawab, dan kemandirian kembali ditekankan sebagai fondasi utama dalam menjalankan peran pendampingan masyarakat.


🌟 Harapan untuk Masa Depan Koperasi di Gorontalo

Melalui kegiatan ini, diharapkan para pendamping koperasi di seluruh Provinsi Gorontalo, termasuk dari Kecamatan Wonosari, semakin siap menghadapi tantangan ke depan.
Dengan kompetensi yang semakin meningkat, pendamping dapat berperan lebih aktif dalam membimbing koperasi agar berkembang menjadi lembaga ekonomi yang kuat, transparan, dan mampu bersaing di tingkat regional maupun nasional.

Kementerian Koperasi dan UKM berkomitmen untuk terus memberikan dukungan dan pembinaan bagi para pendamping agar koperasi di Indonesia, khususnya di Provinsi Gorontalo, menjadi pilar utama ekonomi kerakyatan.

Dengan semangat “Bersama Maju, Bersama Koperasi”, kegiatan peningkatan kompetensi ini menjadi langkah nyata dalam membangun ekonomi desa yang berdaya, mandiri, dan sejahtera — dimulai dari dedikasi para pendamping yang terus berkomitmen untuk mengabdi kepada masyarakat.





 

Penyaluran BLT Dana Desa Agustus sampai November 2025 Desa Bongo II

 


Pemerintah Desa Bongo II, Kecamatan Wonosari, Kabupaten Boalemo, Provinsi Gorontalo di terus berkomitmen untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui berbagai program pemberdayaan dan bantuan sosial. Salah satu program yang paling dirasakan manfaatnya oleh warga adalah Penyaluran Bantuan Langsung Tunai (BLT) Dana Desa, yang secara rutin disalurkan kepada keluarga penerima manfaat.

Program ini merupakan bentuk nyata kepedulian pemerintah dalam membantu masyarakat yang terdampak kondisi ekonomi, terutama bagi mereka yang masuk dalam kategori miskin atau rentan miskin. Dengan adanya BLT Dana Desa, diharapkan kebutuhan dasar warga dapat terpenuhi dan daya beli masyarakat tetap terjaga di tengah tantangan ekonomi yang semakin kompleks.


💰 Apa Itu BLT Dana Desa?

Bantuan Langsung Tunai (BLT) Dana Desa merupakan program bantuan sosial yang bersumber dari Dana Desa (DD). Bantuan ini ditujukan untuk keluarga miskin atau kurang mampu yang belum menerima bantuan sosial lainnya. Pemerintah Desa memiliki peran penting dalam melakukan pendataan, verifikasi, hingga penyaluran agar bantuan dapat tepat sasaran dan benar-benar dirasakan oleh masyarakat yang membutuhkan.

Melalui mekanisme yang transparan dan akuntabel, BLT Dana Desa menjadi salah satu instrumen penting dalam memperkuat ketahanan ekonomi masyarakat desa. Bantuan tersebut diharapkan dapat digunakan untuk memenuhi kebutuhan pokok seperti bahan makanan, biaya pendidikan anak, serta kebutuhan kesehatan keluarga.


🏡 Proses Penyaluran di Desa Bongo II

Pelaksanaan penyaluran BLT Dana Desa di Desa Bongo II dilakukan dengan tertib dan penuh tanggung jawab. Pemerintah desa, melalui aparat dan perangkat terkait, terlebih dahulu melakukan pendataan dan musyawarah desa untuk menentukan daftar penerima manfaat sesuai kriteria yang telah ditetapkan.

Kegiatan penyaluran biasanya dilaksanakan di Aula Kantor Desa Bongo II dihadiri oleh Ketua BPD dan jajaran juga didampingi Oleh Koordinator TPP Kecamatan Wonosari Bapak Harwanto dan Pendamping Lokal Desa (PLD) Maryam Womboo, dengan suasana yang hangat dan penuh kebersamaan. Warga penerima datang membawa dokumen identitas diri, sementara petugas desa dengan sigap membantu agar seluruh proses berjalan lancar dan efisien.

Jumlah yang diterimakan pada hari ini adalah seebesar satu juta dua ratus ribu rupiah (Rp. 1.200.000) selang bulan Agustus - November.

Momen ini tidak hanya menjadi ajang penyerahan bantuan, tetapi juga mempererat silaturahmi antara pemerintah desa dan masyarakat. Semangat gotong royong dan kebersamaan tampak jelas, mencerminkan nilai-nilai kekeluargaan yang menjadi ciri khas kehidupan masyarakat Desa Bongo II.


🌟 Dampak Positif bagi Masyarakat

Penyaluran BLT Dana Desa di Desa Bongo II membawa banyak dampak positif. Selain meringankan beban ekonomi masyarakat, program ini juga ikut menggerakkan perekonomian lokal. Uang bantuan yang diterima warga umumnya dibelanjakan di warung, kios, dan pasar desa, sehingga membantu meningkatkan pendapatan para pelaku usaha kecil setempat.

Lebih dari sekadar bantuan finansial, program ini menumbuhkan rasa kepedulian dan optimisme di tengah masyarakat. Warga merasa diperhatikan dan disertai oleh pemerintah dalam menghadapi kesulitan ekonomi. Hal ini menunjukkan bahwa pembangunan desa bukan hanya tentang infrastruktur fisik, tetapi juga tentang kesejahteraan manusia di dalamnya.


🌿 Harapan untuk Desa Bongo II ke Depan

Pemerintah Desa Bongo II berharap agar program BLT Dana Desa ini dapat terus berjalan dengan baik dan memberikan manfaat yang berkelanjutan. Diperlukan kerja sama antara pemerintah desa dan masyarakat agar penyaluran bantuan dapat berlangsung transparan, adil, dan tepat sasaran.

Masyarakat pun diimbau untuk memanfaatkan bantuan yang diterima dengan bijak, mengutamakan kebutuhan pokok dan hal-hal yang mendukung keberlangsungan hidup keluarga. Dengan semangat kebersamaan dan tanggung jawab, Desa Bongo II diyakini mampu menjadi desa yang mandiri, sejahtera, dan berdaya saing.

Karena pada akhirnya, BLT Dana Desa bukan hanya sekadar bantuan uang tunai, melainkan wujud nyata dari kehadiran pemerintah dalam memperhatikan rakyatnya — sebuah simbol kepedulian, gotong royong, dan semangat untuk membangun masa depan desa yang lebih baik.

 


Rabu, 05 November 2025

Kunjungan Lapangan Ke Desa Bongo III

 6/11/2025



Pada hari ini, tim pendamping desa kecamatan wonosari melaksanakan peninjauan langsung ke lokasi pembangunan sanggar seni di desa bongo III. Progres pembangunan saat ini tercatat mencapai 50%, meliputi pekerjaan struktur bangunan yang hampir rampung. Beberapa detail seperti instalasi atap dan dinding masih dalam proses pengerjaan.




 Selanjutnya, berkoordinasi dengan perangkat Desa Bongo III untuk melakukan evaluasi terhadap pelaksanaan program dana desa tahap 1 dan tahap 2. Evaluasi ini mencakup peninjauan terhadap penggunaan anggaran, pencapaian target program, serta identifikasi kendala yang mungkin dihadapi. Selain itu, dilakukan pembaruan data realisasi APBDesa untuk memastikan transparansi dan akuntabilitas pengelolaan keuangan desa, dan update data realisasi sebagai bentuk pelaporan realisasi APBDesa ke supervisor Tenaga Ahli Kabupaten Boalemo.

Senin, 13 Oktober 2025

HERE WE ARE... WONOSARI TEAM


 TPP WONOSARI 

"Bersama kita bisa melakukan hal-hal besar yang tidak mungkin dilakukan sendirian".

 "Satu untuk semua, semua untuk satu". 

"Talenta memenangkan pertandingan, tapi kerja tim memenangkan kejuaraan". "Tidak ada 'aku' dalam keberhasilan tim, yang ada hanya 'kita'". 

Kegiatan TPP Wonosari

DOA SELAMAT PERESMIAN GEDUNG KANTOR DESA DULOHUPA KEC.WONOSARI,BOALEMO,GORONTALO

Desa Dulohupa, Kecamatan Wonosari, Kabupaten Boalemo, Provinsi Gorontalo, menggelar kegiatan Doa Selamat sebagai tanda syukur atas rampungn...