Kegiatan ini berlangsung di Aula Masjid Sabilurrasyad Universitas Negeri
Gorontalo (UNG) dan diikuti oleh para pendamping koperasi dari seluruh
kabupaten dan kota di Provinsi Gorontalo.
Acara ini menjadi momentum
penting dalam memperkuat kapasitas para pendamping koperasi yang berperan
sebagai ujung tombak pemberdayaan ekonomi masyarakat di tingkat desa. Dengan
meningkatnya kompetensi para pendamping, diharapkan koperasi di wilayah Gorontalo
dapat tumbuh lebih sehat, profesional, dan berdaya saing tinggi.
👥 Perwakilan dari
Kecamatan Wonosari
Dalam kegiatan bergengsi ini, Tim Pendamping Profesional (TPP) Kecamatan Wonosari turut hadir dan berpartisipasi aktif melalui dua orang perwakilan, yakni Ni Komang Budiari dan Maryam Womboo. Keduanya mengikuti seluruh rangkaian kegiatan dengan antusias, sebagai bentuk komitmen untuk terus mengembangkan kapasitas diri dan memperkuat peran TPP dalam mendukung pengelolaan koperasi desa yang lebih mandiri dan berkelanjutan.
🎓 Pembekalan Ilmu dan
Wawasan Baru
Kegiatan
peningkatan kompetensi ini menghadirkan narasumber dari Kementerian Koperasi
dan UKM, Mitra BUMN dari BULOG, BANK MANDIRI serta akademisi Universitas
Negeri Gorontalo yang berpengalaman dalam bidang pemberdayaan masyarakat dan
pengelolaan koperasi.
Para peserta mendapatkan pembekalan materi penting, antara lain tentang
manajemen koperasi modern, digitalisasi usaha, tata kelola keuangan yang
akuntabel, serta strategi pengembangan koperasi berbasis potensi lokal.
Melalui sesi diskusi dan simulasi
interaktif, peserta diajak untuk memahami tantangan nyata yang dihadapi
koperasi di lapangan, serta cara menghadirkan solusi yang efektif dan inovatif.
Materi juga menekankan pentingnya transformasi koperasi menuju era digital,
agar mampu bersaing di tengah perubahan ekonomi global yang semakin cepat.
🤝 Sinergi Pemerintah,
Akademisi, dan Pendamping
Salah satu hal
penting yang ditekankan dalam kegiatan ini adalah pentingnya sinergi antara
pemerintah, akademisi, dan pendamping koperasi. Kolaborasi ini diyakini
menjadi kunci dalam memperkuat lembaga koperasi di tingkat desa.
Pendamping koperasi diharapkan tidak hanya menjadi pelaksana program, tetapi
juga agen perubahan (agent of change) yang dapat menumbuhkan kesadaran
masyarakat akan pentingnya berkoperasi.
Melalui pendampingan yang aktif
dan berkelanjutan, koperasi diharapkan dapat menjadi motor penggerak ekonomi
lokal, membuka peluang usaha, dan meningkatkan kesejahteraan warga desa secara
menyeluruh.
🌿 Membangun Semangat
Kemandirian dan Kebersamaan
Selain peningkatan pengetahuan
dan keterampilan, kegiatan ini juga menumbuhkan semangat kebersamaan dan
gotong royong di antara para pendamping koperasi dari seluruh wilayah
Gorontalo.
Para peserta, termasuk perwakilan dari Kecamatan Wonosari, saling berbagi
pengalaman, bertukar gagasan, dan memperluas jaringan kerja sama yang akan
sangat bermanfaat dalam pelaksanaan tugas di lapangan.
Nilai-nilai dasar koperasi
seperti solidaritas, tanggung jawab, dan kemandirian kembali ditekankan sebagai
fondasi utama dalam menjalankan peran pendampingan masyarakat.
🌟 Harapan untuk Masa
Depan Koperasi di Gorontalo
Melalui kegiatan ini, diharapkan
para pendamping koperasi di seluruh Provinsi Gorontalo, termasuk dari Kecamatan
Wonosari, semakin siap menghadapi tantangan ke depan.
Dengan kompetensi yang semakin meningkat, pendamping dapat berperan lebih aktif
dalam membimbing koperasi agar berkembang menjadi lembaga ekonomi yang kuat,
transparan, dan mampu bersaing di tingkat regional maupun nasional.
Kementerian Koperasi dan UKM
berkomitmen untuk terus memberikan dukungan dan pembinaan bagi para pendamping
agar koperasi di Indonesia, khususnya di Provinsi Gorontalo, menjadi pilar
utama ekonomi kerakyatan.
Dengan semangat “Bersama Maju,
Bersama Koperasi”, kegiatan peningkatan kompetensi ini menjadi langkah
nyata dalam membangun ekonomi desa yang berdaya, mandiri, dan sejahtera —
dimulai dari dedikasi para pendamping yang terus berkomitmen untuk mengabdi
kepada masyarakat.
.jpeg)

.jpeg)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar