Desa Dulohupa, Kecamatan
Wonosari, Kabupaten Boalemo, Provinsi Gorontalo, menggelar kegiatan Doa
Selamat sebagai tanda syukur atas rampungnya pembangunan gedung kantor
desa baru. Acara yang berlangsung khidmat ini dihadiri oleh seluruh
perangkat desa, tokoh masyarakat, pengurus BUMDes, serta warga dari berbagai
dusun. Momen ini menjadi wujud rasa syukur dan kebanggaan bersama atas hasil
kerja keras dan kekompakan seluruh masyarakat Desa Dulohupa.
Kegiatan Doa Selamat dipimpin oleh tokoh agama setempat dan dilanjutkan dengan sambutan dari Kepala Desa Dulohupa, Bapak Suleman Zakaria. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam kepada seluruh pihak yang telah berperan aktif dalam proses pembangunan kantor desa. “Gedung ini bukan sekadar bangunan fisik, tetapi simbol dari semangat gotong royong dan kemandirian masyarakat Desa Dulohupa,” ujar beliau dengan penuh haru.
Dibangun dari kombinasi PADes Bumdes, pemanfaatan potensi lokal Desa, dan Swadaya Masyarakat
Yang membuat pembangunan kantor
desa ini begitu istimewa adalah sumber dananya yang berasal dari kombinasi Pendapatan
Asli Desa (PADes) BUMDes, pemanfaatan potensi lokal
desa, serta swadaya masyarakat. Artinya, seluruh proses pembangunan
benar-benar dilakukan dari, oleh, dan untuk masyarakat Desa Dulohupa.
Menurut penjelasan Kepala Desa,
keputusan untuk membangun dengan sumber daya lokal merupakan langkah strategis
untuk memperkuat kemandirian desa. “Kami ingin menunjukkan bahwa dengan
mengelola potensi sendiri, kita bisa membangun tanpa harus menunggu bantuan
besar dari luar. Ini bukti nyata bahwa masyarakat Dulohupa mampu berdiri di
atas kakinya sendiri,” tutur Bapak Suleman Jakaria.
Pemanfaatan potensi lokal ini
mencakup hasil dari kegiatan ekonomi desa, dukungan BUMDes, serta kontribusi
warga baik berupa tenaga, material, maupun ide. Sinergi ini menjadi fondasi
kuat bagi kemajuan desa sekaligus memperkuat rasa memiliki terhadap fasilitas
baru tersebut.
Wujud Peningkatan Pelayanan
untuk Warga
Gedung kantor desa baru ini
dibangun dengan desain Elegan dan fungsional, dilengkapi ruang pelayanan
yang nyaman dan mudah diakses masyarakat. Kantor ini diharapkan menjadi pusat
kegiatan administrasi sekaligus tempat aspirasi warga disampaikan dan diakomodasi.
Kepala Desa Dulohupa menyampaikan
bahwa dengan adanya kantor baru ini, pelayanan publik akan lebih optimal dan
profesional. “Kami berkomitmen untuk menjadikan kantor ini sebagai rumah
bersama bagi seluruh warga. Di sinilah semua urusan masyarakat akan dilayani
dengan cepat, ramah, dan transparan,” jelas beliau.
Selain untuk kegiatan
pemerintahan, gedung ini juga direncanakan menjadi tempat pertemuan warga,
pelatihan, serta berbagai kegiatan sosial masyarakat. Hal ini sejalan dengan
visi Desa Dulohupa untuk membangun tata kelola pemerintahan yang partisipatif
dan berorientasi pada kesejahteraan masyarakat.
Semangat Gotong Royong yang
Tak Luntur
Pembangunan kantor desa ini tidak
akan terwujud tanpa semangat gotong royong masyarakat. Sejak awal perencanaan
hingga tahap penyelesaian, warga terlibat aktif memberikan dukungan, baik dalam
bentuk tenaga, pikiran, maupun dana. Nilai kebersamaan inilah yang menjadi
kekuatan utama Desa Dulohupa.
Dalam penutup sambutannya, Bapak
Suleman Zakaria berharap semangat gotong royong ini terus terjaga. “Gedung ini
kita bangun bersama, maka mari kita jaga dan manfaatkan bersama pula. Semoga
kantor baru ini membawa keberkahan dan menjadi pusat pelayanan yang membawa
kemajuan bagi seluruh warga Desa Dulohupa,” pungkasnya.
Penutup
Kegiatan Doa Selamat ini
bukan sekadar ritual syukur, tetapi juga refleksi atas perjalanan panjang
masyarakat Dulohupa dalam membangun desanya. Melalui kerja keras, kemandirian,
dan kebersamaan, kini Desa Dulohupa memiliki kantor desa yang layak dan
membanggakan sebagai simbol nyata kemajuan desa yang berakar pada kekuatan
lokal dan semangat kebersamaan warganya.



Tidak ada komentar:
Posting Komentar